So I listen to the radio…to all the songs we used to know.
The Corrs
Sejak SMA, aku punya kebiasaan untuk tidur larut malam. Sebelum tidur, aku mendengarkan berbagai stasiun radio. Umumnya program yang kudengarkan adalah curhat yang melibatkan psikolog, tips-tips lifeskill, dan tangga lagu-lagu.
Sebetulnya kebiasaan ini berakar dari keenggananku untuk menerima fakta bahwa hari esok pasti datang. Alasannya adalah hari esok mungkin saja lebih berat dari hari yang telah berlalu. Rasanya sia-sia kalau kuhabiskan malam yang panjang dengan tidur lebih awal, walaupun besok pagi harus bekerja. Tidur awal dan mendadak bangun di pagi hari bagiku sama sekali bukan hal yang memberi spirit. Justru aku merasa lemas kalau harus langsung “berhadapan dengan dunia”.
Anehnya, selain menemani jam-jam insomniaku, radio juga menemaniku di pagi hari untuk “memberi warna” di pagi yang masih kurang berenergi. Pernah salah satu kenalanku bertanya heran, “Sebetulnya radio yang menemanimu atau kamu yang menemani radio?”